Mhamanx
Seperti Namanya "Mengedit", yaitu memotong bagian-bagian dari video yang tidak penting atau bagian yang tidak akan dipakai. Dalam adobe premiere pro ada beberapa cara untuk memotong clip-clip di video salah satunya adalah dengan menggunakan Razor Tool atau jika kalian ingin cepat tinggal tekan shortcut (C) pada keyboard.

Cara Memotong Durasi/Bagian Yang Tidak Dipakai Di Video

  • Klik razor tool pada toolbox atau bisa tekan (c) di keyboard.
  • Pilih bagian awal clip pada video yang akan di potong, kemudian pilih juga sampai mana clip video akan di potong. Seperti gambar ini.
  • Klik clip yang tadi sudah ditandai dengan menggunakan razor tool, klik kanan kemudian pilih "Clear" atau bisa juga menggunakan tombol "Delete" di keyboard.

  • Karena clip ditengah hilang, jadi itu akan menjadi bagian blank atau hitam jadi kalian hapus dengan cara klik kanan bagian kosong kemudian pilih "Ripple Delete" Lihat hasilnya.

Sekian untuk artikel memotong durasi/ bagian yang tidak terpakai di video di adobe premiere, semoga bisa bermanfaat, jangan lupa share ke temen-temen kalian supaya temen kalian jadi ikut tau. Stay Creative & Thank You.

Memotong Durasi/Bagian Yang Tidak Diperlukan Di Footage/Video

Setiap rekaman video pasti mempunyai bagian -bagian yang tidak perlu dimasukan ke dalam editan kita. Tapi jika kita hanya memotongnya saja bukankah kurang menarik pada saat pergantian scene satu ke scene selanjutnya? untuk membuat pergantian dari dari satu scene ke scene lain lebih menarik, kalian harus menggunakan transisi. Apa itu transisi? transisi adalah pergantian atau perpindahan dari suatu keadaan atau posisi ke posisi yang berbeda. Sudah banyak sekali transisi yang bisa di pakai dari bawaan software editing adobe premiere ataupun preset dari internet, tetapi kali ini saya hanya menggunakan transisi dari bawaan softwarenya saja contohnya yang akan saya pakai adalah cross dissolve.

Cara Menambahkan Transisi Ke Video


  • Siapkan video yang sudah dipotong.

  • Pergi ke tab effect, kemudian buka folder Video Transition>Dissolve> Cross Dissolve.

  • Drag & Drop ( Seret & Jatuhkan) transisi cross dissolve tepat ditengah antara perpotongan dua scene.


  • Selesai, lihat hasilnya.


Sekian untuk artikel cara menambahkan transisi ke video di adobe premiere pro, semoga bermanfaat dan jangan lupa share ke temen-temen kalian. Stay Creative & Thank You. ^-^

Cara Menambahkan Transisi Ke Video

Pada tutorial kali ini, saya akan memberitahu bagaimanasih caranya menambahkan text kedalam video di adobe premiere pro. Menambahkan text adalah hal yang sangat basic, bahkan hal yang sangat penting dalam membuat sebuah video, entah itu dibuat judul, subtitle, dll. 



Cara Menambahkan Text Ke Video Di Adobe Premiere Pro

  • Pergi ke File>New>Pilih Legacy Title.
  • Beri nama text, atau biarkan default menjadi "title 1" kemudian klik ok.
  • Ada dua tipe text, yaitu text horizontal (normal text) dan text vertical, pilih horizontal.
  • Klik di layar title kemudian ketik text yang akan dimasukan kedalam video.
  • Jika sudah, kalian dapat mengatur posisinya, font, ukuran font, dll. Atur sesuai keinginan kalian.
  • Exit dari tab title, kemudia tarik title di projek ke area timeline.


Berikut adalah menu di dalam tab text yang biasanya sering digunakan editor:
 -Horizontal Center> Memindahkan posisi text ke tengah secara horizontal (garis lurus ke samping).

 -Vertical Center> Memindahkan posisi text ke daerah tengah secara vertical (garis lurus keatas).
"Jika kedua item diatas di klik, maka posisi text akan benar-benar tepat di tengah"

  • Font Size> Untuk mengubah ukuran text.
  • Fill Color> Untuk mengubah warna text sesuai dengan keinginan.
  • Font Family> Untuk mengubah gaya huruf sesuai gaya huruf yang tersedia di pc kalian.
  • Paragraph> Digunakan untuk mengubah posisi text (Jika text banyak, seperti lirik lagu).
  • Shape> Digunakan untuk menambahkan bentuk seperti kotak, garis, oval, segitiga, dll.
Sekian untuk artikel kali ini, semoga bermanfaat untuk yang masih belum bisa atau pemula, jangan lupa share artikel ini ke temen-temen kalian supaya mereka juga ikut tau dasar-dasar adobe premiere. Stay creative & Thank you.

Cara Menambahkan Text Atau Title Di Adobe Premiere Pro

Saat membuat video pastinya kita membutuhkan bahan-bahan untuk mengedit video tersebut, termasuk video, music, dll. Kali ini saya akan membahas yang lebih spesifik, yaitu tentang video cinematic. Video cinematic atau yang biasa videonya mengandung banyak scene di sekitar lokasi yang dibuat video, itu bertujuan agar penonton menilai sendiri pada video tersebut. Seperti apa yang terjadi dalam video itu, benda atau hal-hal yang ada di scene video itu, dan masih banyak.

Hmmm.... Pembahasan diatas sepertinya agak membingungkan tapi mungkin seperti itulah gambaran tentang video cinematic. Yang saya kutip dari sumber lain, video cinematic di pengaruhi oleh beberapa faktor dan faktor inilah yang akan menentukan video kalian itu cinematic atau tidak. Beberapa faktor tersebut adalah:


  • Tone Color. Warna yang sering sekali kita lihat di film, film yang biasanya bergenre action atau yang lainnya, itu adalah warna yang cinematic. Warna cinematic cenderung aga lebih gelap tetapi ada penekanan di warna lain supaya mencirikan suasana yang ada di film tersebut. Jika video kita warnanya mirip seperti yang di film-film, maka video kita juga semakin cinematic.
  • Cerita yang terkadung dalam video. Di dalam video bisa terlihat ekspresi dari objek (sedih, senang, bingung, cinta, benci, menangis, dll) atau juga pesan yang di sampaikan dalam video tersebut.
  • Cahaya. Cahaya yang bagus akan memperkuat mood dalam video yang di buat. Cahaya dapat memperngaruhi kualitas warna dan dimensi video, tentunya ini bisa membuat video lebih cinematic.
  • Aspek Rasio. Film tidak pernah ditampilkan dengan rasio 3:2 atau 6:7. tetapi Aspek rasio yang sering dipakai di film adalah 16:9 (bagian luar) dan 2.35:1 (bagian dalam). Rasio tersebut adalah standar Style Cinema, hal ini sangat berpengaruh yang membuat video kita semakin terlihat lebih cinematic lagi. 
  • Black Bar. Black Bar ini sering kita lihat dibagian atas dan bawah video yang berwarna hitam, black bar ini terkait dengan aspek rasio yang dikombinasikan dari 2 rasio yang ada diatas yaitu 16:9 (Bagian Luar) dan 2.35:1 (bagian dalam/ bagian video). Hal ini lah yang menurut saya sangat penting karena black bar seperti sebuah kewajiban yang membuat video kita semakin cinematic. Sebenarnya tidak semua video cinematic harus menggunakan black bar, tetapi dengan penambahan black bar feel/rasa cinematic akan lebih terasa.
Balik lagi ke topi utama disini saya akan memberi tahu bagaimana cara membuat black bar di adobe premiere pro. Berikut adalah caranya.
  • Untuk membuat black bar ada 3 cara yaitu, menggunakan shape, membuat black bar dengan 2 video hitam yang di crop, dan yang terakhir adalah dengan mendownloadnya di google.
Cara Pertama:
  • Pertama buat projek baru dengan footage video yang sudah berada di timeline.
  • klik menu item di tab projek pilih title (Jika tidak ada klik file di menu bar, New lalu klik Legacy title) jika sudah kalian akan melihat tab title seperti ini.

  • Pilih rectangle tool, buat dua buah shape di bawah dan diatas sesuai dengan dengan garis, atau  sesuai dengan keinginan kalian. Lalu ubah warna shape tersebut menjadi hitam.

  • Jika selesai klik tanda "X" dan masukan title tersebut ke timeline yang kalian sudah siapkan videonya tadi.
  • Simpan di paling atas video, karena jika ada video lain diatas, video yang diatas tersebut tidak akan masuk ke black bar cinematic.


Cara Kedua: 
  • Seperti yang diatas kalian siapkan video dan masukan ke timeline layer video yang paling bawah (bukan layer audio).
  • Buatlah black video dengan mengklik menu new file di tab projek lalu pilih black video.

  • Masukan video tersebut ke timeline bagian paling atas video atau pokonya simpan diatas video bukan dibawahnya video footage.

  • Duplicate black video tersebut dengan cara menekan alt dan geser layer black video tersebut menggunakan cursor keatas layer black video yang pertama, jadi sekarang ada dua buah black video.

  • Cari crop di tab effect lalu drag kedua layer black video.
  • klik black video yang mana saja, lalu pergi ke effect control dan atur crop yang bagian top dan bottom, disini saya pilih top terlebih dahulu. Atur cropnya dengan persen 87%.

  • Setelah selesai ulangi langkah diatas ke black video yang satu lagi tetapi kali ini kalian atur bagian yang bottom, selesai.

  • Jika kalian ingin kedua layer black video menjadi satu, silahkan nest kedua black video tersebut.



Cara Ketiga:
  • Sama seperti diatas hal yang pertama kalian lakukan adalah menyiapkan video footage yang mau ditambahkan black bar.
  • Buka google crome search "cinematic bar", pilih tab gambar, cari yang tengahnya transparant, lalu download.

  • Masukan ke tab projek, masukan ke timeline, lalu panjangkan durasi sesuai dengan video. 

  • Jika ukuran black bar cinematic nya kekecilan kalian seseuaikan dengan cara klik kanan layer black bar yg di timeline tadi lalu pilih scale frame to size. Selesai....

Saya menggunakan adobe premiere terbaru yaitu yang versi CC 2018, jika kalian menggunakan versi yang berbeda, silahkan disesuaikan. Sekian dulu untuk artikel kali ini, semoga bisa bermanfaat untuk kalian semua, terimakasih.

Cara Membuat Black Bar Cinematic Di Adobe Premiere Pro

Hallo sobat semua yang sedang nyari-nyari musik buat backsound videonya nih. Pada kesempatan kali ini saya mau share ke kalian beberapa musik yang cocok untuk video yang ala-ala cinematic gitu. Memang saat ini orang indonesia banyak yg cari-cari backsound yang cocok, apalagi kalo orang itu tau Chandra Liow, pasti tau Skill Cinematography nya. Musik yang saya bagikan ini bebas untuk dipake (Creative Common License) yaaa intinya bisa lah digunakan tanpa dikenai pelanggaran hak cipta. Berikut adalah 5 Musik Yang Cocok Untuk Video Cinematic.



1. "Broken Heart" - Smooth Bryson Tiller x The Weeknd Type Beat(Prod.Danny E.B).



2. "No Sleep" - Hard Trap Hip Hop Beat Instrumental (Prod: dannyebtracks).



3. "Uber" - Bryson Tiller Type Beat Smooth x Hip Hop Instrumental (Prod. Danny E.B).




4. FREE "Fake love" - Bryson Tiller ft. J cole Type Beat Instrumental (Prod. Danny E.B).


5. S.3.X. - Bad Bunny Type Beat Trap Instrumental (Prod. Tower x Monster).



Backsound-Backsound Instrumental diatas rata-rata bersumber dari Danny Eb Track. Kalian bisa beli instrumental tersebut dan jika kalian menggunakan lagu-lagu diatas pastikan baca terlebih dahulu deskripsi videonya.

Oke Sekian dari artikel ini, selamat bekerja creative dan jangan pantang menyerah jika gagal. Terima kasih.

Musik Instrumental Free No Copyright

Hallo, yang masih bingung karena gak tau caranya buat ngestabilin video tapi juga ada slow motionnya. Seperti yang kalian tau stabilizer berguna untuk mengurangi getaran yang terjadi karena tangan kalian yang tremor atau merekam video sedang berlari-lari. Dan kalian juga tentu sudah tau yang namanya "Slow Motion" yang bertujuan agar memperlambat video dan membuat durasinya lebih panjang.



Sebelumnya memang saya juga tidak tau caranya untuk menyatukan keduanya dalam satu layer di time line adobe premiere pro, tetapi setelah saya cari tahu ternyata caranya memang tidak sulit. Untuk menyatukan keduanya (Stabilizer&SlowMotion) di adobe premiere pro, menggunakan fitur yang namanya "Nest". Nest ini bertujuan untuk mengrupkan video yang ada di time line bisa 1 atau semua video pun bisa di nest. Artinya jika kalian nest video kalian, maka video tersebut ada dalam suatu grup.


Caranya:

  • Siapkan Video, lalu beri effect warp stabilizer.
  • Tunggu sampai selesai menstabilkan videonya, lalu nest bagian video yang di stabilkan.
  • Terakhir beri effect slow motion.
  • Dan boomm....video kalian stabil dan mempunyai effect slow motion yang halus.

Note: Ada article di blog ini mengenai cara membuat slow motion yang halus walaupun di frame rate yang rendah.

Sekian dari saya, semoga bisa bermanfaat untuk kalian yang masih bingung gimana bisa menggunakan kedua effect tersebut. Terimakasih......

Cara Agar Bisa Stabilizer Video Dan SLow Motion Sekaligus Di Adobe Premiere Pro