Mhamanx
Halo Premiere users, kali ini saya mau membagikan cara-cara yang digunakan untuk menghilangkan greenscreen di adobe premiere pro. Seperti yang sudah kita ketahui, fungsi green screen sangat banyak, diantaranya adalah sering digunakan untuk industri film yg besar maupun kecil. Selain green screen sebenarnya masih ada alternatifnya yaitu blue screen. Apalagi sekarang yang sering saya liat di industri film, kebanyakan memakai blue screen, entah apa alasannya. Oke masuk lagi ke topik, berikut adalah cara-caranya.




Caranya ada dua yaitu menggunakan 2 preset yang berbeda tapi dasarnya sama saja.




Color Key

    Untuk preset kali ini saya liat orang lain agak jarang digunakan, tetapi kalian tetap harus mencobanya, caranya adalah:


    • Siapkan video yang berlatar belakang greenscreen.
    • Masuk ke tab effect lalu cari "Color Key"

    • Drag & Drop ke time line layer video greenscreenya.
    • Lalu ke tab effect kontrol, nanti klik gambar pen, 

    • Lalu klik warna hijau yang ada di videonya.
    • Maka hasilnya akan seperti ini. bg nya hitam karena tidak ada video lagi di bawah video greenscreennya.
      
      



    Ultra Key
      Pada dasarnya ultra key dan color key sama saja tetapi ada kelebihan ultra key dibandingkan dengan color key. kelebihannya adalah ada fitur untuk lebih membersihkan area yang masih terkena effect greenscreennya. Seperti Matte cleanup, dan juga bisa menambahkan Saturasi di color correction.


      • Siapkan video yang berlatar belakang greenscreen.
      • Masuk ke tab effect lalu cari "Ultra"

      • Drag & Drop ke time line layer video greenscreenya.
      • Lalu ke tab effect kontrol, nanti klik gambar pen, 

      • Lalu klik warna hijau yang ada di videonya.
      • Maka hasilnya akan seperti ini. bg nya hitam karena tidak ada video lagi di bawah video greenscreennya.
       
      • Jika masih terdapat banyak warna hijau disisi videonya kalian bisa experimen dengan matte cleanup.

      Sekian Artikel Cara Menghilangkan GreenScreen Di Adobe Premiere Pro Semoga Bermanfaat & Terimakasih.

      Cara Menghilangkan Green Screen Di Adobe Premiere Pro

      Asalamualakum, Template Merupakan hal yang selalu penting dalam pengelolaan sebuah blog, apalagi sekarang desain sebuah blog tidak hanya itu-itu saja tetapi sudah banyak sekali desain sebuah blog yang sangat bagus tersedia di google. Salah satu template tersebut adalah Viral Go milik mbak arlina design. Template ini adalah template yang persis digunakan di blog mbak arlina dan saya juga menjadi salah satu peminat template ini.

      Jika kalian membeli template yang satu ini, kemungkinan akan menemukan sebuah error, yaitu share button atau tombol bagi artikel berubah menjadi agak bulat. Error ini tidak mempengaruhi fungsi tombol share tetapi hanya pada tampilannya saja. Jika kalian ingin mengubahnya karena tidak sesuai keinginan kalian bisa ikuti cara berikut.

      Tombol button berubah seperti gambar ini :


      Mengatasi Share Button Template Viral Go Berubah Menjadi Agak Bulat

      Buka halaman Blogger kemudian masuk ke Tema> Edit HTML.

      Buka kolom search code dengan mengklik kolom code lalu tekan tombol Ctrl+F secara bersamaan dan cari platform-api.sharethis.com.

      Kodenya Seperti Berikut.



      Kemudian ganti link di code tersebut dengan link ini.

      //platform-api.sharethis.com/js/sharethis.js#property=5af22192fe77a3001163157d&product=social-ab
      

      Maka hasilnya akan seperti berikut.




      Jika sudah selesai Simpan Template, kemudian lihat hasilnya.



      Sekian Dari artikel Mengatasi Share Button Template Viral GO ini, semoga bisa bermanfaat. Thank you Wassalamualaikum.

      Mengatasi Share Button Template Viral Go Berubah Menjadi Agak Bulat

      Agak susah buat cari backsound yang bagus untuk video kalian?nah, kali ini saya mau kasih tau 5 tempat yang cocok untuk kalian yang lagi cari backsound bagus. Ditempat yang saya kasih tau ini, musik yang tersedia tidak memiliki hak cipta, tetapi kalian bisa mencantumkan nama si pembuat agar kalian juga menghargai si pembuat. Berikut adalah tempatnya....








      Seperti yang kalian lihat di gambarnya, semuanya berasal dari youtube. Tetap bijak menggunakan karya orang lain, dan menghargai usaha yang telah di buat orang lain dengan mencantumkan link atau nama si permbuat backsound/musik.

      Sekian artikel tempat download backsound free nocopyright, jangan lupa share ke temen-temen kalian agar temen kalian tau. Stay Creative & Thank You.

      Tempat Download Backsound Instrumental Free NoCopyright!

      Dalam aplikasi adobe premire pro tentunya banyak sekali fitur yang harus kita sesuaikan semana semestinya tapi, biasanya pengaturan default juga sudah masuk standar untuk video editing. Tetapi terkadang settingan default tidak cocok untuk kita pakai ke video editing kita. Salah satunya adalah Settingan Sequence atau juga bisa disebut dengan format projek yang digunakan sebelum video di eksport menjadi media.



      Untuk kali ini mhamanx hanya memberi tau settingan gimana sih yang cocok untuk video, supaya video yang dihasilkan sesuai dengan semestinya. Dan juga di Settingan export supaya tidak di setting lagi. Format media yang akan di export biasanya sama dan sesuai dengan format projek secara default. Jadi kalo kalian membuat suatu projek video atau film, usahakan Format projek dan Settingan Export sama, supaya tidak ada masalah saat mengeksportnya menjadi file MP4, MOV, dll.



      Artikel ini hanya sekedar saran belaka untuk meminimalisir error saat export di adobe premiere pro, Semoga Bermanfaat.

      Settingan Sequence Adobe Premiere Pro Yang Umum Digunakan

      Setiap merekam video pasti ada saja rekaman yang terdapat banyak getaran, apalagi kalo kamera yang digunakan nggak punya SteadyShot atau 5-Axis Image Stabilization video yang direkam akan mengalami getaran atau gerakan yang sangat terasa pada saat kalian melihat hasil rekamannya. Tapi banyak yang bisa kita lakukan untuk meminimalisir getaran tersebut, contohnya membeli stabilizer/Gimbal.


      Gimbal untuk saat ini menurut saya seorang pelajar masih Terkisar "Mahal" karena kalo kalian mencari gimbal standar dan berkualitas harganya bisa sekitar 3-5 juta, atau bahkan bisa lebih. Mengingat harga stabilizer yang masih mahal, kita bisa meminimalisir dengan cara  lain, yaitu dengan menggunakan Warp Stabilizer preset yang tersedia di software adobe premiere pro. Cara kerja preset ini adalah dengan mendeteksi video yang berfokus kemana sehingga video akan di Scale dengan sendirinya atau otomatis dan juga di crop, sehingga getaran yang menganggu tidak akan ditemui lagi saat menggunakan preset ini.


      Akan tetapi, jika kalian menggunakan Warp Stabilizer, footage/video yang di stabilkan tidak boleh terlalu berguncang atau getarnya parah. Kalo kalian maksa menstabilkan video yang guncangannya gede maka video kalian bakal aneh, pokonya aneh deh gak cocok di pake buat bikin video. Oke ke balik lagi ke poin utama, cara menstabilkannya :

      • Siapkan footage/video yang akan di stabilkan.
      • Pergi ke tab effect, tulis di kolom pencarian effect :Warp Stabilizer" nanti pasti ketemu.
      • Drag & Drop effect Warp Stabilizernya ke layer footage videonya.
      • Setelah itu kalian harus menunggu beberapa saat, tergantung durasi footage video yang akan kalian stabilkan dan juga fps. Fps yang besar sekitar 60 akan memakan waktu yang lebih lama dari 30/24/25 fps.

      ==>.<==

      • Setelah selesai liat videonya sudah stabil atau belum.
      • Kalo belum atau videonya jadi aneh, berarti kalian harus retag video lagi, mungkin guncangannya terlalu gede.
      • Kalo misalnya hasilnya lebih bagus, coba lagi.
      • Semoga Berhasil.
      Tidak semua video bisa di stabilkan dengan warp stabilizer.
      Sekian artikel kali ini semoga bermanfaat untuk kalian semua yang masih baru di dunia editing. Terima kasih.

      Cara Menstabilkan Video Di Adobe Premiere Pro

      Assalamualaikum. Kali ini saya mau bagi tau caranya slow motion dengan sangat mulus di fps rendah nih. Sebelumnya udah tau slowmotion belum? SlowMotion adalah suatu cara yang di lakukan agar video menjadi lambat dan kita akan malihat momen-momen yang mungkin indah, kayak kalo berenang di hujani air dari ember yang gede diatas tuh. Sekarang saya mau memberi tahu caranya, tapi sebelumnya saya mau kasih tau versi premiere pro yang saya pakai adalah versi 2018. Jadi, kalian minimal harus memakai Premiere Pro CC 2015.2 supaya ada fitur untuk slow motionya.




      • Siapkan bahan video yang fps nya rendah kira-kira 24fps/25fps/30fps kayak gambar dibawah ini.

      • Masukin videonya ke timeline langsung aja kalo kalian gak edit video panjang.

      • klik kanan layer video, lalu klik speed/duration.

      • Nanti ada kolom untuk mengatur seberapa lambat videonya, isi seuai keinginan, disini saya kasih 40%, jangan lupa juga bagiannya terpentingnya yaitu ubah Time Interpolation dari Frame Sampling ke Optical FLow.

      • Kalo udah klik Ok, lalu tekan enter supaya videonya bisa di preview dengan lancar.


      • kalo hasilnya bagus berati udah beress....tapi kalo ada kerusakan di footage, coba naikan ke lebih tinggi lagi persen slowmotionnya.

      Semoga Bermanfaat, Wassalamualaikum.


      Cara Membuat Slow Motion Halus Di Fps Rendah

      Halo semuanya, kali ini saya akan memulai untuk post artikel untuk tutorial adobe premiere pro. Jadi jangan lupa untuk cek blog ini setiap minggu karena bakal banyak banget tutorial yang akan di post. Tapi sebelumnya kalian udah tau adobe premiere pro itu apa?yuk bahas.

         Adobe Premiere Pro adalah Aplikasi Editing Video, yang dimana ditunjukan untuk pada profesional video editor di seluruh dunia. Tapi gak ada salahnya jika kalian yang baru tau ikut mencoba, karena jika tidak di coba mana akan bisa memakai aplikasi profesional yang satu ini. Adobe Premiere Pro tersedia di platform windows & mac dan dikembangkan oleh Adobe Systems.
      Sekarang kita bahas teknik dasarnya dulu. Disini saya akan menunjukan 11 teknik dasar editing di Adobe Premiere Pro & versi yang saya pakai adalah versi terbaru yaitu Premire Pro CC 2018, jadi jika ada hal yang berbeda mohon di pertanyakan di kolom komentar dan segera akan saya jawab.


      1. Membuat Project
      • Saat Membuka Premiere Pro akan ada tulisan Create New maka Klik itu
      • Akan muncul Window seperti ini.
      • Name: adalah untuk memberi nama projek yang akan di kerjakan
      • Location: adalah lokasi dimana kamu akan menyimpan projek yang akan dikerjakan.
      • Jika sudah, klik Ok.
      • Maka akan tampil sebuah workspace/ruang bekerjanya untuk mengedit video seperti gambar dibawah ini.

      Nah Kenalan dulu bentar sebelum lanjut:

      • Project: adalah dimana semua item video, suara, sequence, adjustmentlayer,dll yang di import dari berkas kita di simpan disini.
      • Source: adalah penampil video preview di project sebelum dimasukan ke time line.
      • TimeLine: adalah tempat untuk mengedit (Cut, menabah effect, dll) intinya disinilah kalian mengedit video.
      • PROGRAM: adalah berfungsi untuk menampilkan hasil dari editan video di timeline.

      2. Import Video
      • klik Kanan di area project di kiri bawah seperti ini

      • Klik import
      • Pilih footage yang mau kalian masukan ke project

      • klik import

      3. Membuat Sequence
      • klik icon berkas yang ada di area project di kanan bawah.

      • Pilih Sequence, maka kalian akan di hadapkan dengan pilihan sequence yang ada. Biasanya yang saya pakai adalah Digital SLR>1080>DSLR 1080 25p. Apa artinya? artinya adalah kalian akan membuat sebuah lembar kerja dengan resolusi Full HD 1080p dengan Fps (Frame rate per second) 25. dan jika perlu beri nama sequencenya sesuai keinginan, jika tidak maka akan ada otomatis "Sequence 01".

      • Lalu Klik Ok

      4. Menyesuaikan Ukuran Video Pada Layar
      • Masukan Video ke timeline.
      • Jika video terlihat mengecil di Preview (program).
      • Klik Layer Video Lalu Klik "Scale Frame To Size".
      • Maka ukuran video akan menyesuaikan dengan ukuran di program.



      5. Memotong Durasi Video 
      • Klik Razor Tool Di kanan, yang terdapt banyak tools.
      • Lalu Klik Dibagian Layer Video Sebelah mana yg mau di potong.
      • untuk memotong juga bisa menggunakan Shortcut yaitu "W"
      • Dan Durasi Video akan terpotong.



      6. Memberi Effect Transisi Dari Scene 1 Ke Scene Selanjutnya
      • Caranya adalah Cari Tab Effect di dekat Tab Project lalu pilih Video Transition>3D Motion>Flip Over.

      • Klik Effect Transisi Tersebut lalu Drag & Drop Ke bagian Perpindahan Scene.

      • Dan hasilnya akan ada transisinya.

      7. Memberi Text Pada Video
      • Klik icon berkas yg ada di area project lalu klik title.

      • Kalo gak ada mirip saya diatas klik menu di atas klik File>New> Legacy Title.

      • Nanti akan masuk ke window untuk membuat text
      • Buat lah text, sesuaikan ukuran posisi (opsi karena bisa diubah lagi).

      • Lalu Close windownya, item text tadi akan ada di project.
      • Drag textnya ke time line diatas video.
      • Selesai


      8. Cara Menghapus Video Di TimeLine
      • Untuk menghapus gampang saja tinggal klik scene/bagian yg sudah di potong lalu klik Delete Di Keyboard Atau Klik Kanan Lalu Klik Clear.



      9. Mengatur SpeedDuration/Kecepatan Durasi Video 
      • Klik bagian yang akan di atur kecepatan videonya.
      • klik kanan lalu pilih Speed/Duration

      • Isikan Persen Sesuai Dengan Keinginan

      • Jika di naikan maka video nya akan semakin kencang & jika di turunkan maka video akan semakin melambat dan durasi akan semakin panjang.

      10. Render Preview
      • Untuk render preview fungsinya untuk melihan pekerjaan kita sebelum dirender.
      • Caranya klik menu Sequence diatas lalu pilih Render Effect In to out atau juga bisa langsung tekan enter di keyboard.



      • Tunggu Hingga Selesai Lama atau cepatnya Tergantung Durasi dan seberapa banyak effect yang ada di dalam timelinenya.
      • Jika sudah selesai nanti video nya akan Play dengan sendirinya dan di tampilkan di Program.

      11. Export Video
      • Untuk mengexport video klik File>Export>Media atau juga bisa dengan menekan tombol CTRL+M.

      • Muncul window seting untuk video yang akan di export.

      • Saya sarankan jika masih pemula untuk menggunakan format H.264 dan sisanya biarkan kecuali lokasi dimana hasil video export akan disimpan.
      • Setelah setting maka klik Export.

      • Proses rendering akan lama jika banyak effect yang ada di video kalian dan juga durasi yang panjang.
      • Selesai



      Terimakasih sudah berkunjung ke blog ini dan membaca artikel sampai akhir, akan masih banyak lagi tutorial yang akan segera datang di tahun ini. Untuk artikel kali ini cukup sekian.




      Teknik Dasar Editing Video Di Adobe Premiere Pro