Cara Membuat Black Bar Cinematic Di Adobe Premiere ProMhamanx
Saat membuat video pastinya kita membutuhkan bahan-bahan untuk mengedit video tersebut, termasuk video, music, dll. Kali ini saya akan membahas yang lebih spesifik, yaitu tentang video cinematic. Video cinematic atau yang biasa videonya mengandung banyak scene di sekitar lokasi yang dibuat video, itu bertujuan agar penonton menilai sendiri pada video tersebut. Seperti apa yang terjadi dalam video itu, benda atau hal-hal yang ada di scene video itu, dan masih banyak.

Hmmm.... Pembahasan diatas sepertinya agak membingungkan tapi mungkin seperti itulah gambaran tentang video cinematic. Yang saya kutip dari sumber lain, video cinematic di pengaruhi oleh beberapa faktor dan faktor inilah yang akan menentukan video kalian itu cinematic atau tidak. Beberapa faktor tersebut adalah:


  • Tone Color. Warna yang sering sekali kita lihat di film, film yang biasanya bergenre action atau yang lainnya, itu adalah warna yang cinematic. Warna cinematic cenderung aga lebih gelap tetapi ada penekanan di warna lain supaya mencirikan suasana yang ada di film tersebut. Jika video kita warnanya mirip seperti yang di film-film, maka video kita juga semakin cinematic.
  • Cerita yang terkadung dalam video. Di dalam video bisa terlihat ekspresi dari objek (sedih, senang, bingung, cinta, benci, menangis, dll) atau juga pesan yang di sampaikan dalam video tersebut.
  • Cahaya. Cahaya yang bagus akan memperkuat mood dalam video yang di buat. Cahaya dapat memperngaruhi kualitas warna dan dimensi video, tentunya ini bisa membuat video lebih cinematic.
  • Aspek Rasio. Film tidak pernah ditampilkan dengan rasio 3:2 atau 6:7. tetapi Aspek rasio yang sering dipakai di film adalah 16:9 (bagian luar) dan 2.35:1 (bagian dalam). Rasio tersebut adalah standar Style Cinema, hal ini sangat berpengaruh yang membuat video kita semakin terlihat lebih cinematic lagi. 
  • Black Bar. Black Bar ini sering kita lihat dibagian atas dan bawah video yang berwarna hitam, black bar ini terkait dengan aspek rasio yang dikombinasikan dari 2 rasio yang ada diatas yaitu 16:9 (Bagian Luar) dan 2.35:1 (bagian dalam/ bagian video). Hal ini lah yang menurut saya sangat penting karena black bar seperti sebuah kewajiban yang membuat video kita semakin cinematic. Sebenarnya tidak semua video cinematic harus menggunakan black bar, tetapi dengan penambahan black bar feel/rasa cinematic akan lebih terasa.
Balik lagi ke topi utama disini saya akan memberi tahu bagaimana cara membuat black bar di adobe premiere pro. Berikut adalah caranya.
  • Untuk membuat black bar ada 3 cara yaitu, menggunakan shape, membuat black bar dengan 2 video hitam yang di crop, dan yang terakhir adalah dengan mendownloadnya di google.
Cara Pertama:
  • Pertama buat projek baru dengan footage video yang sudah berada di timeline.
  • klik menu item di tab projek pilih title (Jika tidak ada klik file di menu bar, New lalu klik Legacy title) jika sudah kalian akan melihat tab title seperti ini.

  • Pilih rectangle tool, buat dua buah shape di bawah dan diatas sesuai dengan dengan garis, atau  sesuai dengan keinginan kalian. Lalu ubah warna shape tersebut menjadi hitam.

  • Jika selesai klik tanda "X" dan masukan title tersebut ke timeline yang kalian sudah siapkan videonya tadi.
  • Simpan di paling atas video, karena jika ada video lain diatas, video yang diatas tersebut tidak akan masuk ke black bar cinematic.


Cara Kedua: 
  • Seperti yang diatas kalian siapkan video dan masukan ke timeline layer video yang paling bawah (bukan layer audio).
  • Buatlah black video dengan mengklik menu new file di tab projek lalu pilih black video.

  • Masukan video tersebut ke timeline bagian paling atas video atau pokonya simpan diatas video bukan dibawahnya video footage.

  • Duplicate black video tersebut dengan cara menekan alt dan geser layer black video tersebut menggunakan cursor keatas layer black video yang pertama, jadi sekarang ada dua buah black video.

  • Cari crop di tab effect lalu drag kedua layer black video.
  • klik black video yang mana saja, lalu pergi ke effect control dan atur crop yang bagian top dan bottom, disini saya pilih top terlebih dahulu. Atur cropnya dengan persen 87%.

  • Setelah selesai ulangi langkah diatas ke black video yang satu lagi tetapi kali ini kalian atur bagian yang bottom, selesai.

  • Jika kalian ingin kedua layer black video menjadi satu, silahkan nest kedua black video tersebut.



Cara Ketiga:
  • Sama seperti diatas hal yang pertama kalian lakukan adalah menyiapkan video footage yang mau ditambahkan black bar.
  • Buka google crome search "cinematic bar", pilih tab gambar, cari yang tengahnya transparant, lalu download.

  • Masukan ke tab projek, masukan ke timeline, lalu panjangkan durasi sesuai dengan video. 

  • Jika ukuran black bar cinematic nya kekecilan kalian seseuaikan dengan cara klik kanan layer black bar yg di timeline tadi lalu pilih scale frame to size. Selesai....

Saya menggunakan adobe premiere terbaru yaitu yang versi CC 2018, jika kalian menggunakan versi yang berbeda, silahkan disesuaikan. Sekian dulu untuk artikel kali ini, semoga bisa bermanfaat untuk kalian semua, terimakasih.

Cara Membuat Black Bar Cinematic Di Adobe Premiere Pro

Saat membuat video pastinya kita membutuhkan bahan-bahan untuk mengedit video tersebut, termasuk video, music, dll. Kali ini saya akan membahas yang lebih spesifik, yaitu tentang video cinematic. Video cinematic atau yang biasa videonya mengandung banyak scene di sekitar lokasi yang dibuat video, itu bertujuan agar penonton menilai sendiri pada video tersebut. Seperti apa yang terjadi dalam video itu, benda atau hal-hal yang ada di scene video itu, dan masih banyak.

Hmmm.... Pembahasan diatas sepertinya agak membingungkan tapi mungkin seperti itulah gambaran tentang video cinematic. Yang saya kutip dari sumber lain, video cinematic di pengaruhi oleh beberapa faktor dan faktor inilah yang akan menentukan video kalian itu cinematic atau tidak. Beberapa faktor tersebut adalah:


  • Tone Color. Warna yang sering sekali kita lihat di film, film yang biasanya bergenre action atau yang lainnya, itu adalah warna yang cinematic. Warna cinematic cenderung aga lebih gelap tetapi ada penekanan di warna lain supaya mencirikan suasana yang ada di film tersebut. Jika video kita warnanya mirip seperti yang di film-film, maka video kita juga semakin cinematic.
  • Cerita yang terkadung dalam video. Di dalam video bisa terlihat ekspresi dari objek (sedih, senang, bingung, cinta, benci, menangis, dll) atau juga pesan yang di sampaikan dalam video tersebut.
  • Cahaya. Cahaya yang bagus akan memperkuat mood dalam video yang di buat. Cahaya dapat memperngaruhi kualitas warna dan dimensi video, tentunya ini bisa membuat video lebih cinematic.
  • Aspek Rasio. Film tidak pernah ditampilkan dengan rasio 3:2 atau 6:7. tetapi Aspek rasio yang sering dipakai di film adalah 16:9 (bagian luar) dan 2.35:1 (bagian dalam). Rasio tersebut adalah standar Style Cinema, hal ini sangat berpengaruh yang membuat video kita semakin terlihat lebih cinematic lagi. 
  • Black Bar. Black Bar ini sering kita lihat dibagian atas dan bawah video yang berwarna hitam, black bar ini terkait dengan aspek rasio yang dikombinasikan dari 2 rasio yang ada diatas yaitu 16:9 (Bagian Luar) dan 2.35:1 (bagian dalam/ bagian video). Hal ini lah yang menurut saya sangat penting karena black bar seperti sebuah kewajiban yang membuat video kita semakin cinematic. Sebenarnya tidak semua video cinematic harus menggunakan black bar, tetapi dengan penambahan black bar feel/rasa cinematic akan lebih terasa.
Balik lagi ke topi utama disini saya akan memberi tahu bagaimana cara membuat black bar di adobe premiere pro. Berikut adalah caranya.
  • Untuk membuat black bar ada 3 cara yaitu, menggunakan shape, membuat black bar dengan 2 video hitam yang di crop, dan yang terakhir adalah dengan mendownloadnya di google.
Cara Pertama:
  • Pertama buat projek baru dengan footage video yang sudah berada di timeline.
  • klik menu item di tab projek pilih title (Jika tidak ada klik file di menu bar, New lalu klik Legacy title) jika sudah kalian akan melihat tab title seperti ini.

  • Pilih rectangle tool, buat dua buah shape di bawah dan diatas sesuai dengan dengan garis, atau  sesuai dengan keinginan kalian. Lalu ubah warna shape tersebut menjadi hitam.

  • Jika selesai klik tanda "X" dan masukan title tersebut ke timeline yang kalian sudah siapkan videonya tadi.
  • Simpan di paling atas video, karena jika ada video lain diatas, video yang diatas tersebut tidak akan masuk ke black bar cinematic.


Cara Kedua: 
  • Seperti yang diatas kalian siapkan video dan masukan ke timeline layer video yang paling bawah (bukan layer audio).
  • Buatlah black video dengan mengklik menu new file di tab projek lalu pilih black video.

  • Masukan video tersebut ke timeline bagian paling atas video atau pokonya simpan diatas video bukan dibawahnya video footage.

  • Duplicate black video tersebut dengan cara menekan alt dan geser layer black video tersebut menggunakan cursor keatas layer black video yang pertama, jadi sekarang ada dua buah black video.

  • Cari crop di tab effect lalu drag kedua layer black video.
  • klik black video yang mana saja, lalu pergi ke effect control dan atur crop yang bagian top dan bottom, disini saya pilih top terlebih dahulu. Atur cropnya dengan persen 87%.

  • Setelah selesai ulangi langkah diatas ke black video yang satu lagi tetapi kali ini kalian atur bagian yang bottom, selesai.

  • Jika kalian ingin kedua layer black video menjadi satu, silahkan nest kedua black video tersebut.



Cara Ketiga:
  • Sama seperti diatas hal yang pertama kalian lakukan adalah menyiapkan video footage yang mau ditambahkan black bar.
  • Buka google crome search "cinematic bar", pilih tab gambar, cari yang tengahnya transparant, lalu download.

  • Masukan ke tab projek, masukan ke timeline, lalu panjangkan durasi sesuai dengan video. 

  • Jika ukuran black bar cinematic nya kekecilan kalian seseuaikan dengan cara klik kanan layer black bar yg di timeline tadi lalu pilih scale frame to size. Selesai....

Saya menggunakan adobe premiere terbaru yaitu yang versi CC 2018, jika kalian menggunakan versi yang berbeda, silahkan disesuaikan. Sekian dulu untuk artikel kali ini, semoga bisa bermanfaat untuk kalian semua, terimakasih.

Load comments